Minggu, 01 November 2009

Keunggulan Pupuk Hayati Mikoriza

Mikoriza adalah suatu bentuk
hubungan simbiosis
mutualistis (saling
menguntungkan) antara
cendawan/jamur (mykes)
dan perakaran (rhiza)
tanaman. Mikoriza
mempunyai kemampuan
untuk berasosiasi dengan
hampir 90% jenis tanaman
(pertanian, kehutanan,
perkebunan dan tanaman
pakan) dan membantu
dalam meningkatkan efisiensi
penyerapan unsur hara
(terutama fosfor) pada lahan
marginal.
Prinsip kerja dari mikoriza ini
adalah menginfeksi sistem
perakaran tanaman inang,
memproduksi jalinan hifa
secara intensif sehingga
tanaman yang mengandung
mikoriza tersebut akan
mampu meningkatkan
kapasitas dalam penyerapan
unsur hara. Secara umum
manfaat yang diberikan
dengan penggunaan pupuk
hayati mikoriza adalah :
a. Meningkatkan
Penyerapan Unsur
Hara (Unsur P)
Tanaman yang
bermikoriza (endo-
mikoriza) dapat
menyerap pupuk P
lebih tinggi (10-27%)
dibandingkan dengan
tanaman yang tidak
bermikoriza (0.4-13%).
Penelitian terakhir
pada beberapa
tanaman pertanian
dapat menghemat
penggunaan pupuk
Nitrogen 50%, pupuk
phosfat 27% dan
pupuk Kalium 20%.
Pengaruh
penggunaan mikoriza
pada pertumbuhan
tanaman adanya
perbedaan
Pertambahan tinggi
tanaman dibanding
kontrol, seperti
terlihat dalam tabel 1.
b. Menahan Serangan
Patogen Akar
Akar yang
bermikoriza lebih
tahan terhadap
patogen akar karena
lapisan mantel
(jaringan hypa)
menyelimuti akar
dapat melindungi
akar. Di samping itu
beberapa mikoriza
menghasilkan
antibiotik yang dapat
menyerang bakteri,
virus, jamur yang
bersifat patogen.

0 komentar: